Element

Vaksin yang Wajib Anak Dapatkan Sejak Lahir

Vaksin yang Wajib Anak Dapatkan Sejak Lahir

 Vaksin anak penting untuk menghindari penyakit-penyakit berbahaya di masa yang akan datang. Tapi vaksin apa saja sih yang diperlukan si kecil? Simak penjelasan dari ByeBye-FEVER yuk!

Hayo Bunda, si kecil sudah diberikan imunisasi belum? Vaksin anak penting banget lho buat menghindari penyakit-penyakit berbahaya di masa yang akan datang. Walaupun belakangan kita semua diimbau untuk tetap di rumah, jangan sampai jadwal vaksin sang buah hati terlewatkan ya!

Dikutip Alodokter, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sudah menginstruksikan agar pelayanan imunisasi tetap berjalan sesuai jadwal, Bunda. Tinggal kita yang mesti tahu imunisasi apa saja yang perlu diberikan, dan kapan waktunya. Selain itu, IDAI juga sudah memberikan jadwal imunisasi dasar dan tambahan untuk bayi di situasi pandemi yang bisa Bunda cek di sini

 

Nah, imunisasi apa saja sih yang dimaksud di jadwal itu? Supaya lebih jelas, kita bahas bersama yuk!

1.Hepatitis B 

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin ini dibutuhkan untuk mengurangi risiko bayi tertular penyakit Hepatitis B dari anggota keluarga yang tanpa sadar telah terinfeksi penyakit tersebut. Jadi untuk Bunda yang menjelang melahirkan, jangan lupa ya! Imunisasi bayi baru lahir itu hukumnya wajib demi masa depan si kecil lho.

2. Polio

Agar terhindar dari polio, maka si kecil perlu mendapatkan vaksin OPV atau oral polio vaccine. Penyakit ini bisa menyebabkan kelumpuhan saraf motorik, jadi jangan sampai deh si kecil mengalaminya. 

3. BCG

Selanjutnya ada vaksin BCG atau bacillus Calmette–Guérin yang bertujuan untuk mencegah penyakit tuberkulosis menyerang paru-paru. Imunisasi ini cuma diberikan sekali seumur hidup dan lebih baik dilakukan secepat mungkin karena efeknya akan berkurang seiring bertambah usia. Pastikan Bunda mengingatnya, ya.

4. Pentavalen

Berikutnya adalah vaksin pentavalen. Sesuai namanya, imunisasi ini bertujuan untuk mencegah lima penyakit berbahaya, yaitu Difteri, Pertusis (batuk rejan), Tetanus, Hepatitis B dan Hib (haemophilus influenzae tipe b). Nama-nama penyakitnya sudah akrab di telinga kan, Bunda? Sekarang imunisasi untuk kelima penyakit itu bisa diberikan dalam satu kesempatan sehingga lebih efisien.

5. Campak

Vaksin MR yang ada dalam rekomendasi IDAI adalah singkatan dari Measles atau campak dan Rubella alias campak jerman. Kedua penyakit disebabkan dua virus berbeda tapi punya gejala yang mirip dan sama-sama menginfeksi hidung dan tenggorokan. 

6. Pneumonia dan Influenza

Kedua vaksin terakhir ini termasuk dalam rekomendasi imunisasi tambahan dari IDAI. Influenza sekarang sering dianggap penyakit ringan, padahal kalau nggak dicegah dengan vaksin dampaknya bisa berbahaya. Sedangkan pemberian vaksin PVC dapat mencegah penyakit berbahaya seperti pneumonia, dan meningitis. Jadi walau dikategorikan imunisasi tambahan, jangan sampai terlewatkan ya Bunda!

 

Nah, sudah cukup jelas kan vaksin apa saja yang diperlukan si kecil dan apa saja kegunaannya. Lalu, kapan si Kecil harus menerima vaksin? IDAI merekomendasikan jadwalnya sebagai berikut. Catat atau screen capture tabelnya ya, Bunda.



Terakhir, yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan anak menjelang vaksinasi. Pastikan buah hati dalam kondisi fit untuk menerima imunisasi dan tidak alergi. Untuk itu, Bunda lebih baik periksakan dulu ke dokter ya.

Oh iya, Bunda juga enggak usah khawatir kalau harus mengunjungi fasilitas kesehatan selama masa pandemi. Pakai masker, jaga jarak, dan jaga pula kebersihan tangan, pokoknya ikuti saja protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah atau pihak berwenang. Tak lupa, setelah menjalani imunisasi, biasanya tubuh bayi akan memberikan reaksi-reaksi tertentu, salah satunya demam dan ini adalah hal yang wajar. 

Ketika demam mulai menyerang si kecil setelah imunisasi, tempelkan plester kompres demam ByeBye-FEVER Bayi di dahi. Namun apabila si kecil masih enggan dengan penempelan plester kompres di dahi, maka Bunda juga bisa menempelkannya di lipatan ketiak, atau lipatan paha si kecil untuk membuatnya merasa nyaman, senyaman sentuhan Bunda.  Hidrogel pada plester kompres demam ByeBye-FEVER Bayi dilengkapi dengan rasa pahit lho demi mencegah si kecil memasukkan plester ke dalam mulutnya. Dengan begitu, Bunda pun terbebas dari rasa khawatir dan bisa ikut istirahat bersama si kecil semalaman.   

Yuk, share artikel ini agar para Bunda yang lain juga mendapatkan pemahaman yang baik tentang jadwal dan pentingnya imunisasi anak!

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down