Element

ByeBye-FEVER, Andalan Bunda Muna Saat Cuaca Panas

ByeBye-FEVER, Andalan Bunda Muna Saat Cuaca Panas

Cuaca panas sering kali bikin anak merasa gerah, enggak nyaman, dan bahkan bisa mengalami heat stroke atau sengatan panas. Ketika anak mengalaminya, pertolongan seperti apa sih yang bisa Bunda berikan? Kepada ByeBye-FEVER, Bunda Muna coba berbagi pengalamannya nih!

#TahuNggakSihBun, karena berada di area bahkan dilewati oleh garis khatulistiwa, Indonesia pun memiliki iklim tropis. Perlu Bunda ketahui juga, area khatulistiwa merupakan area di bumi yang menerima paparan sinar matahari tepat di atas kepala. Makanya enggak heran ya kalau rata-rata suhu harian di Indonesia tergolong tinggi. Keringatan pun mungkin sudah menjadi “teman akrab” buat Bunda dan si kecil setiap harinya, terutama saat musim kemarau tiba.

Cuaca di negara kita memang cenderung panas Bun, tapi ini tak perlu juga menjadi penghalang buat si kecil untuk mengeksplorasi sekitarnya. Bunda Muna sebagai pengguna setia #PlesterKompresMultifungsi ByeBye-FEVER, juga terbiasa membiarkan anaknya, Keumala yang berusia 4 tahun bermain dan mengeksplorasi dunia sekitarnya.

Lagi pula Bun, bermain dan mengeksplorasi sekitar itu rupanya sangat bermanfaat bagi anak, terutama di usia balita. Soalnya pada lima tahun pertama, pertumbuhan otak anak bakal bertumbuh dengan pesat. Maka dari itu, selain kasih sayang dan kelengkapan nutrisi, anak juga membutuhkan stimulasi yang cukup. Berikan anak pengalaman sebanyak mungkin yang melibatkan kegiatan melihat, mendengar, mencium, dan meraba. Selain itu, kegiatan mengeksplorasi juga berguna untuk membantu perkembangan emosional, sosial, dan fisik si kecil.

Nah, salah satu kegiatan yang pernah Bunda Muna lakukan agar anaknya terdorong untuk mengeksplorasi sekitarnya adalah ia mengajak Keumala untuk berburu beberapa mainan berbentuk buah yang telah disembunyikan di area halaman rumah mereka. Hari itu cuaca begitu cerah dan cukup panas, tapi Keumala tetap ceria dan menikmati permainannya. Seru ya, Bun! 

Usai permainan, Keumala tentu saja merasa lelah, tapi tak hanya itu, “Keumala terlihat agak pucat dan lesu,” ujar Bunda Muna. Ya wajar saja, saat permainan berlangsung, cuaca memang sedang panas. Keumala bisa saja mengalami dehidrasi bahkan heat stroke.  Bunda Muna pun segera memberikan Keumala air putih untuk mencegah dehidrasi. Kemudian pada sore harinya, tubuh Keumala rupanya juga mulai hangat. Informasi buat Bunda, suhu tubuh normal pada anak berada di kisaran 36,6 - 37,2 derajat Celcius. 

Sebagai pertolongan pertama untuk meredakan panas tubuh pada anak akibat cuaca panas, Bunda Muna pun segera menempelkan plester kompres multifungsi ByeBye-FEVER pada tengkuk Keumala. Hidrogel pada plester ByeBye-FEVER memberikan sensasi sejuk hingga 10 jam, lalu hidrogel sejuknya itu bisa menyerap panas tubuh dan membuangnya keluar melalui pori-pori tubuh. Jadi setelah memakai plester kompres ByeBye-FEVER, Alhamdulilah Keumala tidak rewel dan dapat tidur dengan nyaman pada malam harinya,” cerita Bunda Muna. Dan pastinya, kondisi Keumala pun membaik. Nggak heran, Bunda Muna juga menggunakan #PlesterKompresMultifungsi ByeBye-FEVER bukan hanya saat cuaca panas, tapi juga sebagai pertolongan pertama saat anak sakit gigi maupun saat demam, loh. Wah, benar-benar Bunda siaga ya.

 

 suhu tubuh normal pada anak

Instagram @momtraveler
 

Terima kasih Bunda Muna telah menjadikan ByeBye-FEVER sebagai plester kompres andalan saat anaknya membutuhkan pertolongan pertama, baik itu ketika demam, terkena cuaca panas bahkan ketika Keumala sakit gigi. 

Bagaimana dengan Bunda? Seperti Bunda Muna, jadikan ByeBye-FEVER sebagai plester kompres andalan keluarga Bunda juga ya. Bagikan artikel ini dan sampai bertemu di artikel lainnya, Bun!

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down