Element

Lidah Bayi Berwarna Putih Tebal, Kok Bisa?

Lidah Bayi Berwarna Putih Tebal, Kok Bisa?

Bunda khawatir melihat lapisan putih pada lidah si kecil? Kira-kira itu bekas susu atau gejala penyakit ya? Yuk cari tahu penyebab lidah bayi putih dan penangannya bareng ByeBye-FEVER.

Menjadi seorang ibu memang tidak mudah, apalagi kalau ini jadi pengalaman baru buat Bunda. Pasti ada saja situasi maupun momen yang bikin Bunda khawatir atau panik terkait kesehatan si kecil. Maklumlah, namanya juga serba pertama kali.

Kalau si kecil mulai demam, Bunda bisa langsung tempelkan plester ByeBye-FEVER Bayi di lipatan paha atau lipatan ketiaknya, setidaknya untuk membuatnya lebih nyaman terlebih dahulu sambil mencari tahu penyebab demamnya. Nah sekarang, bagaimana kalau lidah si kecil tampak putih? Hal ini lagi-lagi tentu membuat bunda khawatir dan bertanya-tanya: bekas susu atau penyakit nih? Tenang ya, Bunda di artikel kali ini, ByeBye-FEVER akan membahas penyebab lidah bayi putih dan cara-cara penanganannya. Simak yuk!

 

Apa penyebabnya?

Lidah bayi putih tebal bisa jadi karena dua hal, yakni bekas susu yang menempel atau gejala infeksi jamur. Cara membedakannya gampang. Jika bercak menghilang saat bunda usap dengan tisu atau kain, berarti lapisan putih itu diakibatkan oleh penumpukan bekas susu. Sebaliknya, kalau bercak dan lapisan putih tetap menempel saat digosok dan cenderung memerah atau bahkan mengeluarkan darah, berarti mulut si kecil sedang terinfeksi jamur Candida albicans. Kondisi ini umumnya disebut oral thrush atau penyakit lidah putih.

Oral thrush sebenarnya cukup umum terjadi pada bayi, karena sistem imun mereka yang belum berkembang sempurna. Hal ini mengakibatkan jamur dan kuman lebih mudah berkembang biak di tubuh mereka. Selain itu, bisa jadi infeksi jamur ini dipicu oleh obat-obat yang dikonsumsi si kecil untuk menangani penyakit tertentu, khususnya yang mengandung antibiotik. Karena beberapa jenis antibiotik dapat membunuh bakteri baik di mulut yang seharusnya dapat melindungi si kecil dari infeksi. Dikutip dari Alodokter, oral thrush juga bisa diakibatkan oleh kebersihan mulut bayi yang kurang terjaga. Akibatnya banyak bakteri dan kuman yang menumpuk dan akhirnya mengakibatkan infeksi.

Jika tidak diobati, infeksi jamur bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain dan jika hal ini terjadi, si kecil biasanya jadi rewel dan tidak mau menerima ASI atau makan. Bunda juga mesti hati-hati jika anak terkena oral thrush, karena besar kemungkinan Bunda juga akan tertular lewat kontak mulut saat pemberian ASI. Jadi, kalau ada tanda-tanda anak mengalami infeksi jamur di mulut, sebaiknya Bunda segera obati.

 

Bagaimana cara menanganinya?

Enggak perlu khawatir berlebihan ya, Bunda. Walaupun kesannya menyeramkan, proses penanganan oral thrush bisa dibilang mudah dan cepat, kok. Bunda dapat segera membawa si kecil ke dokter anak atau membeli obat anti jamur di apotek terdekat setelah berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Jangan lupa bersihkan tangan sebelum mengaplikasikan obat pada mulut si kecil. Jika diobati secara rutin dan teratur, bercak putih pada lidah anak akan sembuh dan hilang dalam hitungan hari.

 

Mencegah selalu lebih baik!

Sekalipun pengobatannya tergolong simpel, tapi tetap saja yang namanya mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Nah, supaya buah hati dan Bunda terhindar dari oral thrush, yuk rajin menjaga kebersihan mulut si kecil. Saat anak memasuki usia 3 bulan, Bunda sudah bisa membersihkan gusinya dengan kain lembut yang dibasahi dua kali sehari untuk mencegah penumpukan kuman. Selain itu, pastikan juga botol susu, dot, dan teether anak selalu Bunda cuci bersih sebelum dan sesudah digunakan. Untuk mencegah penularan jamur pada saat pemberian ASI, bersihkan puting susu secara teratur menggunakan sabun dan air. Dengan begini, si kecil dan Bunda dapat terhindar dari infeksi jamur atau bakteri yang lainnya.

Sekarang Bunda sudah paham kan penyebab lidah putih pada bayi dan cara menanganinya? Kalau belum yakin lapisan putih di lidah si kecil hanya bekas susu atau oral thrush, jangan ragu untuk menghubungi dokter anak langganan Bunda, ya. Pastikan Bunda selalu memberikan yang terbaik untuknya dan keluarga.

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down