Element

Anak-anak Bunda Sakit Berbarengan? Tangani dengan Kepala Dingin, Yuk!

Anak-anak Bunda Sakit Berbarengan? Tangani dengan Kepala Dingin, Yuk!

Satu anak sakit saja sudah bikin sedih dan pusing, apalagi kalau semua anak Bunda sakit. Kenapa sih harus barengan begini sakitnya? Banyak yang harus dilakukan, fokus pun terpecah. Sakit apa pun, termasuk demam memang bisa muncul baik siang maupun malam hari. Apa yang bisa Bunda lakukan? 

Memang sebuah harapan yang mustahil, tapi sebagai orang tua, kita akan selalu mendoakan anak-anak kita tumbuh dengan sehat. Realitanya yang namanya anak enggak mungkin sehat terus kan, Bun? Pasti akan ada momen anak enggak enak badan dan jatuh sakit, dan ini wajar sekali kok. Dari berbagai macam gejala penyakit dan gangguan kesehatan, demam pun menjadi salah satu kondisi yang umum dialami oleh bayi dan anak. Karena itulah Bunda wajib menyimpan ByeBye-FEVER di kotak P3K, dengan begitu Bunda bisa memberikan pertolongan pertama yang nyaman untuknya.

Nah, kalau saat ini Bunda memiliki anak lebih dari satu, pernah enggak sih mereka mengalami demam atau sakit secara bersamaan? Jika hal ini terjadi pasti bawaannya panik dan lelah. Bingung, mana yang harus diurus duluan mengingat si kakak dan si adik sama-sama butuh perhatian. Tapi tenang, selain menempelkan ByeBye-FEVER pada dahinya, lipatan paha dan lipatan ketiak, simak beberapa hal yang bisa Bunda lakukan berikut ini, yuk:

 

1. Siapa yang Lebih Lemah

Sekalipun sama-sama sakit, tapi Bunda bisa menilai, siapa di antara mereka yang kondisinya lebih lemah atau mengalami gejala sakit yang lebih berat. Nah, dari sini Bunda pun bisa lebih fokus kepada anak Bunda yang lebih membutuhkan perhatian tersebut.

Tapi kalau tidak ada yang lebih parah daripada yang lain maka Bunda bisa membedakan perhatian berdasarkan usia anak. Misalnya si kakak yang sudah berusia balita atau di atas balita mungkin sudah lebih mandiri dan tidak perlu ditemani lagi saat tidur, sedangkan si adik yang masih bayi sudah pasti lebih membutuhkan pengawasan Bunda. Apalagi kalau ia sedang gemar memasukan benda kedalam mulut. Bisa-bisa apapun yang ada di dekatnya ia telan, jadi Bunda harus super perhatian. Untuk mengurangi resiko tersebut, terutama saat adik demam, Bunda bisa beralih dari kompres tradisional  ke plester kompres saat hendak mengompres si adik bayi. 

Selain dapat membuat baju dan selimut menjadi basah, handuk pada kompres tradisional yang belum tentu higienis ini bisa saja bergeser posisi hingga diemut oleh adik. Makanya agar lebih aman, gunakan plester kompres ByeBye-FEVER Bayi yang diformulasikan dengan hidrogel yang memiliki rasa pahit. Jadi, adik bakal enggan memasukkan plester ke dalam mulutnya deh.

 

2. Minta Bantuan

Merawat anak yang sakit sudah pasti butuh banyak tenaga, apalagi jika lebih dari satu. So please, ask for help ya, Bunda. Belum lagi kalau si adik bayi masih memerlukan ASI. Wah, dalam keadaan sehat saja, Bunda pasti sudah dibikin begadang olehnya, bagaimana kalau lagi sakit dan demam. Bisa lebih rewel, lebih minta minum susu, juga lebih ingin digendong.

Melibatkan Ayah atau asisten rumah tangga jika punya adalah ide yang bagus sehingga Bunda bisa berbagi tugas dengan mereka dan anak pun bisa mendapatkan perawatan yang maksimal. Dengan meminta bantuan, Bunda pun jadi punya waktu untuk beristirahat. Jangan sampai Bunda ikutan sakit akibat terlalu lelah merawat anak-anak.

 

3. Berikan Penanganan Tepat

Agar permasalahan anak sakit ini cepat berlalu, penanganan yang tepat perlu segera Bunda berikan. Khawatir boleh, panik jangan. Yuk cari tahu penyebab anak Bunda sakit dan demam. Mungkinkah ada infeksi? Mungkinkah si adik bayi habis imunisasi? Jangan terlalu fokus pada suhu badan anak yang tinggi, melainkan cari tahu efek atau gejala demamnya. Segera konsultasikan dengan dokter agar Bunda bisa memberikan penanganan kepada anak dengan benar sesuai petunjuk dari profesional, terutama dalam hal pemberian obat.

Memulihkan anak dari demam memang membutuhkan waktu Bunda. Yang jelas, Bunda harus pastikan anak tidak mengalami dehidrasi, memakaikan baju tipis atau berbahan adem pada anak, dan tidak mengompres anak dengan alkohol.. Untuk hal-hal yang perlu dihindari kala anak mengalami demam, bisa Bunda baca selengkapnya di sini

Soal kompres demam, plester kompres bayi dan anak ByeBye-FEVER tentu saja bisa selalu Bunda andalkan. Apalagi di saat anak-anak Bunda sakit berbarengan seperti ini, varian ByeBye-FEVER anak bisa Bunda gunakan untuk memberikan rasa nyaman kepada si kakak yang sudah sudah berusia di atas 2 tahun, dan ByeBye-FEVER bayi kepada si adik yang masih berusia 0-2 tahun. Hal ini juga dilakukan lho, Bun oleh para Bunda di luar sana. Menurut Survei Kepuasan Konsumen ByeBye-FEVER 2020, 6 dari 10 Bunda menggunakan kedua varian plester kompres ByeBye-FEVER untuk memberikan kenyamanan kepada anak-anak mereka yang sedang sakit atau merasa kurang nyaman, seperti kepanasan karena cuaca panas atau nyeri karena sakit gigi. Sedangkan 4 Bunda lainnya hanya menggunakan ByeBye-FEVER Bayi atau anak sesuai umur si Kecil.

 

Setelah membaca pemaparan di atas, semoga Bunda jadi lebih tenang dan bisa berpikir jernih dalam merawat anak-anak Bunda jika harus sakit berbarengan. Pokoknya tetap lakukan yang terbaik dan jaga kesehatan kita sekeluarga secara maksimal, ya!

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down