Element

Sering Begadang Saat Hamil, Bahaya Tidak Ya?

Sering Begadang Saat Hamil, Bahaya Tidak Ya?

Bunda pasti pernah atau malah sering sulit tidur saat sedang berada di masa kehamilan. Hal ini bukan disebabkan oleh hormon atau hal lainnya, melainkan karena kualitas tidur yang buruk. Sebab, kualitas tidur seorang ibu hamil akan menurun drastis karena beberapa hal. Apa sajakah itu dan apakah begadang saat hamil dapat menyebabkan bahaya tertentu pada Bunda dan bayi dalam kandungan? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut ini, ya, Bun!

Kenapa ibu hamil sulit tidur?

Sulit tidur adalah peristiwa yang lazim dialami oleh seorang ibu hamil. Tak berniat untuk begadang saat hamil, peristiwa sulit tidur ini justru disebabkan oleh kondisi tubuh yang sedang bekerja tidak pada umumnya. Seorang ibu hamil jadi lebih sering ke kamar mandi untuk buang air kecil secara terus-menerus.

Di sisi lain, ibu hamil juga sulit tidur lantaran harus terus-terusan mengganti posisi tidurnya. Mengapa? Jawabannya tidak lain karena ibu hamil sedang memiliki kondisi tubuh yang berbeda dari biasanya. Sehingga, hal ini dapat memicu rasa tidak nyaman di sekitar area pinggang, kram kaki, bahkan hingga bengkak.

Begadang selama hamil, apakah bahaya?

Penyebab-penyebab yang telah disebutkan di atas kemudian harus membuat Bunda begadang saat hamil. Padahal, ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan dari begadang saat hamil.

1. Meningkatkan risiko preeklampsia

Bahaya pertama dari begadang saat hamil adalah dapat meningkatkan risiko preeklampsia. Preeklampsia adalah kondisi selama masa kehamilan yang dapat memicu naiknya tekanan darah Bunda. Kondisi ini bisa mencapai tahap komplikasi dengan akibat yang lebih buruk, yakni kematian janin, kerusakan organ bayi, hingga berakibat fatal bagi ibu yang melahirkan secara caesar. Ibu hamil yang memiliki waktu istirahat kurang dari lima jam per hari selama 10 hari berturut-turut memiliki potensi lebih tinggi untuk terkena risiko preeklampsia.

2. Tekanan darah juga bisa naik

Berikutnya, jika Bunda memiliki kualitas yang buruk selama masa kehamilan, ini dapat membuat tekanan darah mengalami kenaikan. Pasalnya, begadang saat hamil dapat mengubah kadar hormon vasopresin dan endothelin. Dua hormon tersebut berfungsi untuk mengatur buka-tutup pembuluh darah dalam tubuh, sehingga berpengaruh pada tekanan darah.

3. Daya tahan tubuh menurun

Bahaya berikutnya yang bisa muncul ketika Bunda terus-terusan begadang saat hamil adalah menurunnya daya tubuh. Kualitas tidur yang menurun menyebabkan adanya perubahan respons imun kekebalan tubuh. Sehingga, tubuh akan lebih lambat memberikan respons jika ada virus atau penyakit yang bersiap memasuki tubuh. Meski demikian, terlalu lama tidur juga dapat menimbulkan risiko penyakit, lho, Bun. Maka, pastikan Bunda memiliki kualitas tidur yang cukup, yakni sekitar tujuh jam per hari.

4. Risiko kelahiran prematur

Tak kalah berbahaya dari poin-poin sebelumnya, begadang saat hamil juga dapat memunculkan risiko kelahiran prematur atau sebelum waktu melahirkan. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya reaksi imun yang menyebabkan adanya badai sitokin. Badai sitokin ini dapat berpengaruh terhadap plasenta atau lapisan yang menghubungkan bayi dengan rahim ibu. Plasenta ini merupakan perantara bagi sistem pernapasan dan pencernaan bagi bayi.

5. Komplikasi pada janin

Terakhir, kurangnya kuantitas dan kualitas tidur pada ibu hamil akibat begadang saat hamil dapat menimbulkan komplikasi pada janin. Komplikasi ini bisa menyebabkan bayi mengalami regenerasi atau pertumbuhan sel tubuh yang buruk. Bahkan, hal ini juga dapat berdampak pada ibu yang mengandungnya. Hal ini juga telah dibuktikan dalam penelitian yang dilaksanakan di Pittsburgh Medical Center University.

Tips agar Bunda dapat tidur nyenyak saat hamil

Lalu, bagaimana tips agar Bunda bisa tidur nyenyak saat hamil dan terhindar dari bahaya-bahaya di atas? Salah satu cara yang bisa Bunda lakukan adalah dengan mengatur suhu maupun temperatur ruangan agar tetap sejuk dan nyaman.

Selain itu, sebaiknya usahakan juga agar Bunda tidak beraktivitas terlalu berat sepanjang hari, terutama memasuki masa akhir trimester ketiga. Pada masa ini, perut yang semakin membesar kerap menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga untuk beraktivitas pun jadi lebih sulit, termasuk ketika tidur karena Bunda harus mencari posisi yang nyaman.

Kabar baiknya, saat ini tengah muncul wacana cuti hamil enam bulan dari yang awalnya hanya tiga bulan. Apabila wacana ini resmi disahkan menjadi undang-undang, Bunda akan punya waktu istirahat yang lebih banyak karena tidak perlu bekerja saat sedang menjalani masa kehamilan, terutama ketika memasuki masa akhir trimester ketiga.

 

Jadi, apakah begadang saat hamil berbahaya? Kalau Bunda sering begadang saat hamil, risikonya bisa berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh, naiknya tekanan darah, hingga komplikasi pada janin. Itulah kenapa Bunda disarankan agar tidur cukup dan teratur, caranya dengan menciptakan kenyamanan di dalam kamar.

Ditambah dengan adanya wacana cuti hamil enam bulan, Bunda bisa memanfaatkan hal tersebut untuk beristirahat semaksimal mungkin agar kondisi Bunda dan si kecil dalam kandungan bisa terjaga. Semoga Bunda dan si kecil selalu sehat, ya!

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down