Element

Membedakan Gejala Demam Berdarah dan Covid-19

Membedakan Gejala Demam Berdarah dan Covid-19

Bunda pasti setuju kan kalau menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih selalu penting untuk dilakukan? Apalagi pada situasi saat ini. Nah, selain waspada terhadap Covid-19, Bunda dan keluarga juga perlu waspada dengan demam berdarah nih. Soalnya  Menurut data Kementerian Kesehatan,  kasus demam berdarah di Indonesia juga tinggi, lho!

Demam berdarah sering dibandingkan dengan Covid-19 karena selain sama-sama diakibatkan oleh virus, ciri-ciri demam berdarah dan Covid-19 pun mirip. Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam berdarah dan Covid-19 memiliki beberapa gejala serupa, antara lain demam, nyeri, dan gangguan pernafasan pada fase lanjut. Selain itu, disebutkan pula bahwa penderita demam berdarah dan Covid-19 sama-sama memiliki jumlah sel darah merah (trombosit) dan sel darah putih (leukosit) yang rendah.

Namun, yang namanya mirip bukan berarti sama. Bagaimanapun, tetap ada pembeda ciri-ciri demam berdarah dan dengan Covid-19. Apa yang perlu Bunda perhatikan lebih jauh?

 

1. Penyebab

Demam berdarah merupakan penyakit iklim tropis yang disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk demam berdarah (aedes aegypti). Sedangkan, Covid-19 atau novel coronavirus merupakan penyakit baru yang bermula di Wuhan, Cina, dan sampai saat ini masih terus dipelajari oleh para ahli. Sejauh ini kelelawar masih menjadi “tersangka utama” pembawa virus tersebut.  

 

2. Penularan

Berbeda dengan demam berdarah yang penularannya terjadi akibat gigitan nyamuk, penularan Covid-19 memang tergolong cepat dan riskan. Ini karena penularan Covid-19 bisa terjadi antar manusia melalui droplet atau percikan air liur dari bersin dan batuk.

 

3. Gejala

Meskipun masa inkubasi demam berdarah dan Covid-19 sama-sama bisa mencapai 14 hari, tapi biasanya penderita demam berdarah mengalami munculnya bintik-bintik kemerahan di kulit pada hari kedua sampai kelima setelah demam. Gejala ini tidak dialami oleh mereka yang terinfeksi virus corona. Selain itu, sesuai dengan namanya, demam berdarah identik dengan pendarahan di gusi atau hidung (mimisan), serta anggota tubuh yang mudah memar. 

 

Keluarga merupakan sumber inspirasi yang harus dijaga dan dilindungi bersama-sama. Bunda yang bijak selalu tahu apa yang harus dilakukan. Soal menyembuhkan, mungkin bukan keahlian Bunda. Tapi, bisa membedakan gejala Covid-19 dan demam berdarah pada anak atau anggota keluarga lain adalah bekal yang baik agar Bunda dapat bertindak cepat dan tepat.

Tak lupa, pastikan Bunda dan keluarga mengikuti anjuran pemerintah untuk #DiRumahAja dulu sampai batas waktu yang ditentukan. Kalau si kecil tiba-tiba demam, jangan langsung panik dan segera membawanya ke dokter. Takutnya risiko si kecil terpapar penyakit lain malah bertambah besar karena dibawa keluar rumah. Sebagai pertolongan pertama ketika demam ringan, tempelkan dulu ByeBye-FEVER di dahi, ketiak, lipatan paha si kecil sambil terus memantau gejala lanjutannya. 

Kalau demam tidak membaik atau terjadi gejala lanjutan, segera hubungi fasilitas kesehatan untuk konsultasi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down