Element

Jangan Panik Jika ASI Tidak Keluar, Ini Cara Mengatasinya!

Jangan Panik Jika ASI Tidak Keluar, Ini Cara Mengatasinya!

Bunda tentu sudah tahu kalau ASI sangat penting bagi pertumbuhan si kecil. Apalagi sesaat setelah ia lahir, ada baiknya Bunda melakukan inisiasi menyusui dini. Sejak si kecil lahir hingga berusia enam bulan, periode tersebut merupakan masa ASI eksklusif, lho. Jadi, Bunda tak boleh terlewat memberikan si kecil nutrisi yang dibutuhkannya. Untuk itulah Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF mengajak kita menyukseskan momen Pekan ASI Sedunia.

Sayangnya, meski sudah paham betapa pentingnya ASI bagi bayi, tak jarang ada beberapa Bunda yang mengalami masalah ASI tidak keluar. Hal ini merupakan kasus yang umum terjadi, sehingga Bunda tidak perlu menyalahkan diri sendiri, ya. Lantas, apa yang menjadi penyebab ASI tidak keluar dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di sini, yuk, Bun!

Kemungkinan penyebab ASI tidak keluar

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan ASI tidak keluar. Dengan mengetahui penyebabnya, Bunda bisa memilih cara terbaik untuk mengatasinya. Simak terus, ya!

1. Persalinan anak pertama

Salah satu kemungkinan penyebab ASI tidak keluar adalah karena ini merupakan persalinan pertama Bunda. Wajar bila ASI tidak keluar pada sebagian Bunda yang baru melakukan persalinan anak pertama. Pasalnya, tubuh masih akan melakukan penyesuaian hormon sehingga ASI yang dikeluarkan masih sangat sedikit.

2. Persalinan prematur

Kemungkinan penyebab yang berikutnya adalah persalinan prematur. Bayi prematur biasanya akan ditempatkan dalam inkubator untuk menstabilkan fungsi organ. Nah, ketika Bunda terpisah dari bayi, ketiadaan kontak fisik bisa menjadi penyebab ASI tidak keluar. Kontak fisik dengan si kecil sangat diperlukan untuk membantu kelancaran ASI.

3. Kehilangan banyak darah selama persalinan

Kehilangan darah selama persalinan juga bisa menjadi penyebab ASI tidak keluar, Bun. Pasalnya, kinerja kelenjar hipofisis di otak yang mengontrol hormon laktasi menjadi terganggu akibat kondisi pendarahan. Selain karena pendarahan, ada juga kondisi medis tertentu, seperti diabetes, gangguan tiroid, anemia, dan juga stres yang bisa menyebabkan ASI tidak keluar.

4. Bayi kesulitan menemukan puting Bunda

Kemungkinan penyebab ASI tidak keluar yang keempat adalah bayi kesulitan menemukan puting Bunda. Pada dasarnya, ASI akan terproduksi bila ada permintaan dari si kecil. Maksudnya, mulut bayi akan menstimulasi payudara dengan gerakan memerah susu. Ketika bayi kesulitan menemukan puting, maka produksi ASI bisa terpengaruh. Bila si kecil mengalami bibir sumbing atau masalah pada saraf, ini juga bisa menyebabkan si kecil sulit mendapatkan asupan ASI langsung.

5. Gangguan kolostrum

Penyebab ASI tidak keluar yang terakhir adalah adanya gangguan kolostrum. Kualitas kolostrum dapat memengaruhi ASI, apalagi kolostrum merupakan cairan yang pekat. Sehingga, jika kolostrum sangat kental, maka akan lebih sulit dipompa. Selain itu, produksi ASI yang tidak terlalu banyak juga merupakan bagian dari gangguan kolostrum.

Cara mengatasi ASI tidak keluar

Apabila ASI Bunda tidak keluar, jangan langsung panik. Bunda bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mengatasi ASI yang tidak keluar.

1. Pijat payudara

Cara pertama untuk mengatasi ASI tidak keluar adalah dengan memijat payudara Bunda. Pijatlah dengan gerakan memutar ke arah bawah agar ASI bisa keluar lebih cepat. Tekanan yang diberikan pada payudara saat Bunda memijat akan memperlancar keluarnya ASI.

2. Tingkatkan frekuensi kontak kulit Bunda dan bayi

Cara yang kedua adalah dengan meningkatkan frekuensi kontak Bunda dengan bayi. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kontak fisik antara Bunda dan bayi dapat memicu keluarnya ASI lebih mudah.

3. Rutin menyusui bayi dan memompa payudara

Ketika ASI tidak keluar, Bunda bisa saja merasa frustasi, tapi usahakan jangan panik, ya. Bunda bisa rutin menyusui bayi dan memompa payudara agar ASI lebih lancar. Gerakan memerah susu ini akan merangsang produksi ASI. Dengan begitu, si kecil bisa mendapatkan nutrisi yang tepat. Semakin rutin Bunda menyusui bayi, maka ASI akan lebih mudah keluar.

4. Sebaiknya tidak mencari asupan lain untuk si kecil

Cara lain untuk mengatasi ASI tidak keluar adalah dengan menghindari memberikan asupan lain bagi sang bayi. Hal ini bisa menyebabkan berkurangnya frekuensi bayi ingin menyusu pada Bunda. Semakin si kecil jarang menyusu, maka semakin kecil pula rangsangan untuk memproduksi ASI.

 

5. Dukung dengan konsumsi ASI booster

Cara terakhir yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi ASI tidak keluar adalah dengan mengonsumsi ASI booster. ASI booster merupakan suplemen tambahan yang diperuntukkan bagi ibu menyusui. Suplemen ini dapat membantu menambah jumlah ASI serta meningkatkan kualitasnya, lho, Bun.

 

Nah, itulah beberapa kemungkinan penyebab dan cara mengatasi ASI tidak keluar. Ayo, Bun, sukseskan bersama Pekan ASI Sedunia dengan melakukan inisiasi menyusui dini dan pemberian ASI eksklusif bagi si kecil. Semoga Bunda dan si kecil sehat terus, ya!

Mountain
Cloud Cloud Cloud Cloud
keyboard_arrow_down